Rabu, 05 Juni 2013

Rangkuman Bab 1

SEPAK BOLA

sejarah sepak bola
dari peninggalan sejarah kita mengenal beberapa sebutan sep
ak bola, pada zaman cina kuno, semasa pemerintahan sepak bola dikenal dengan istilah ''tanchu'',di italia dikenal dengan ''haaspartun'',di inggris di keneal dengan ''choule'',di yunani kuno dikenal dengn ''ephishyros'', dan di jepang di kenal dengan ''kemari''.
      pada tanggal 26 oktober 1963 didirikannya EFA(English Football Assosiation).
kemudian pada tanggal 8 oktober  1963 lahirlah peraturan sepak bola yang moderen atas inisiatif Guerin (perancis). pada tanggal 21 mei 1904 berdirilah Federasi sepak bola internasional dengan nama '' Federation Internasional de football assiason''(FIFA).
Di indonesia tanggal 18 april 1930 di bentuk PPSI (persatuan sepak bola seluruh indonesia).
  
pengertian sepak bola
sepak bola adalah suatu permainan yang di lakukan dengan cara menyepak bola, dengan jumlah pemain 11 orang , dengan waktu (2x45 menit), dengan waktu istirahat 10-15 menit .
       adapun tujuan permainan sepak bola adalah memasukan bola kegawang lawaan dengan sebanyak-banyak nya.
teknik-teknik dasar sepak bola.

teknik tanpa bola

teknik dengaan bola


volibola

permainan bola voli di ciptakan oleh william G morgan pada tahun 1895 . ia adalah sorang pembina pendidikan jasmani pada  organisasi ''Young Man-chiristian Assasion''
(YMCA) dikota massachuseus,AS. mula-mula permainan bola voli ini di beri nama ''mintonette''
pertandingan bola voli yang pertama tahun 1947 di polondia.pada tahun 1948 IVBF di dirikan dengan beranggota 15 negara dan berpustaka di paris

Rangkuman Bab 2
PERMAINAN BOLA KECIL
Softball adalah olahraga bola kecil beregu yang dimainkan setiap regunya terdiri dari 9 orang dengan teknik dasar lempar tangkap bola, memukul dan lari utuk menuju ke base.
1.     Teknik melempar bola
Teknik melempar bola meliputi cara memegang dan melempar bola.
2.     Teknik menangkap bola
Ada tiga teknik menangkap bola dalam permainan softball, yaitu:
a.    Teknik menangkap bola lambung ( catch fly ball )
b.   Teknik menangkap bola lurus        ( catch strike ball )
c.    Teknik menangkap bola gulir         ( catch ground ball )
3.     Teknik dasar memegang stik
 Ada tiga macam cara yang dapat dilakukan untuk memegang stick yaitu:
a. Pegangan panjang ( bawah )
b. Pegangan tengah
c.  Pegangan atas
4.     Teknik memukul dalam permainan bola softball
Tujuan memukul adalah menterang lawan agar memperoleh nilai untuk meraih kemenangan.
5.     Sliding
Sliding adalah meluncurkan badan dalam rangka mencapai base.
Macam- macam sliding :
a.     Sliding lurus       ( straight leg slide )
b.     Sliding mengait ( hook slide )
c.      Sliding dengan kepala lebih dulu ( head first slide )
BAB 3 : ATLETIK

A.  Lari Cepat atau Lari Jarak Pendek

 Lari cepat adalah lari yang diperlombakan dengan cara berlari secepat-cepatnya ( sprint ).
1.     Lari teknik dasar start
Start dibagi menjadi 3 macam :
a.     Start panjang
b.     Start menengah
c.      Start pendek
2.     Teknik dasar start jongkok
a.     Aba- aba bersedia
b.     Aba-aba  siap
c.      Aba- aba “Ya”
3.     Teknik dasar lari jarak pendek
a.     Gerakan kaki
b.     Gerakan kedua lengan
c.      Sikap badan
4.     Teknik dasar finish
a.     Lari terus tanpa mengubah sikap lari
b.     Merebahkan badan kedepan bersamaan kedua lengan diayun lurus kebelakang
c.      Memutar dada kesalah satu sisi
B. Lompat Jauh Gaya Berjalan di Udara ( Walking In The Air )

          Lompat jauh merupakan nomor atletik yang dilombakan baik untuk putra maupun putri. Tujuan lompat jauh adalah melakukan lompatan dengan mencapai jarak sejauh-jauhnya. Ada beberapa teknik dalam lompat jauh diantaranya :
a.     Teknik awalan.
b.     Teknik tolakan.
c.      Teknik saat terbang di udara.
d.     Teknik mendarat.

Bab Renang
Ada banyak hal yang perlu kita ketahui dan pahami sebelum kita melakukan olahraga renang. Dalam bab ini akan dibahas tentang segala sesuatu yang berhubungan dengan renang .
Latihan Pernafasan
1. Teknik gerakan pernafasan
a. Sikap Permulaan
Berdiri kongkang di kolam dasar
Membungkukkan tubuh rata dengan air
Muka menghadap ke depan di antara kedua lengan yang dilurukjan ke depan.
b. Gerakan
Pernafasan dilakukan dengan memutar kepala ke kiri atau ke kokan, sehingga mulut mengambil nafas.
Gerakan tersebut bersamaan lengan searah dengan putaran kepala berada di belakang samping tubuh.
Latihan pernafasan ini dikombinasikan dengan gerakan lengan agar dapat mengatur irama pengambilan nafas.
Pada prinsipnya mengambil udara lewat mulut dengan menghembuskan di dalam air.
2. Cara melakukan gerak dasar mengambil nafas
Lakukan dengan posisi telungkup terapung, dan kedua tanmgan memegang dinding kolam.
Ambillah nafas melalui mulut dan masukkan muka ke dalam air, mata melihat ke depan sedikit.
Permukaan air di dahi, buang nafas melalui hidung. Setelah itu, putarkan kepala ke samping kanan / kiri berporos leher. Sehingga mulut dan mulut di atas permukaan air.
Buka mulut lalu ambil nafas melalui mulut dengan cepat, lalu masukkan muka ke dalam air dan buang nafas di dalam air.
2.Macam – macam gaya dalam olahraga renang
Gaya bebas
Gaya dada
Gaya Punggung
Gaya Kupu – kupu
3.Renang Gaya Bebas
1. Posisi Badan
posisi badan harus horizontal. Walaupun kaki masih cukup dalam di dalam air. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar posisi badan sejajar / horizontal yaitu :
Dahi dan telinga jangan sampai berada di atas permukaan air
Punggung dan pantat sedikit berada di atas permukaan air
Otot – otot perut dan leher rilek.
2. Gerakan Kaki
gerakan kaki pada renang memberi dorongan ke depan mengatur keseimbangan tubuh. Adapun cara melakukan gerakan kaki pada renang gaya bebas adalah :
Gerakan kaki dimulai dari pangkal paha sampai dengan ujung jari
Pada waktu gerakan kaki ke bawah harus disertai cambukan dari pergelangan kaki.
Gerakan kaki ke atas dilakukan lemas (rilek) jangan sampai keluar dari permukaan air.
Gerakan kaki ke atas dan ke bawah dilakukan secara bergantian.
Bentuk – bentuk latihan gerakan kaki, antara lain :
Menggerakkan kedua kaki naik turun secara bergantian sambil duduk di pinggir kolam.
Dengan sikap salah satu tangan memegang parit kolam dan tangan yang lain membentuk sudut siku kedua lurus ke belakang kemudian gerakan naik turun secara bergantian dengan sumber gerakanpada pangkal paha.
Latihan gerakan kaki sambil meluncur.
Demulai dari pinggi kolam dengan salah satu kaki mendorong dinding, kemudian sambil meluncur kedua kaki digerakkan naik turun dengan sumber gerakan pada pangkal paha.
3. Gerakan Tungkai
dalam renang gaya bebas, tungkai kaki yang utama adalah sebagai stabilisator dan sebagai alat untuk menjadikan kaki tetap tinggi dalam keadaan streamline. Sehingga tahanan menjadi kecil.
Cara melakukan gerakan tungkai adalah sebagai berikut.
Tungkai digerakkan dari pangkal paha
Lutut dan pergelangan kaki melentur
Ujung kaki lurus
Dua atau empat atau delapan gerakan tungkai tiap tua gerakan lengan.
4. Gerakan Lengan
gerakan tangan gaya bebas dibagi menjadi 3 tahap yaitu :
Gerakan menarik (pull)
Dari posisi lurus ke depan, lengan ditarik silang di bawah dada dengan siku dibengkokkan.
Gerakan mendorong (push)
Setelah siku mencapai bidang vertical bahu, dilanjutkan dengan mendorong sampai lengan lurus ke belakang.
Istirahat (Recovery)
Setelah gerakan mendorong selesai dan tangan lurus ke belakang dilanjutkan dengan mengangkat siku keluar dari air diikuti lengan bawah dan jari – jari secara rileks digeser ke depan permukaan air kemudian jari – jari dimasukkan ke dalam air.
Teknik gerakan lengan pada renang gaya bebas :
Siku tinggi (di atas air dan di air)
Telapak tangan rendah saat di atas air
Pergelangan tangan ke dalam saat memulai
Tarikan lengan terpusat pada alur pola gerak
Ibu jari menyentuh paha
Pola gerakan lengan adalah pola gerakan huruf “s”
Ada dorongan kelajuan
Bentuk – bentuk latihan gerak lengan :
Berdiri di darat atau di kolam yang dangkal, kedua kaki dibuka selebar bahu, badan dibungkukkan ke depan dan kedua tangan lurus ke depan
Lakukan gerakan menarik, menendang, dan recovery seperti teknik yang telah dijelaskan diatas, dengan kedua tangan secara bergantian.
Latihan gerakan lengan sambil meluncur, dimulai dari pinggir kolam, gerakan kaki bebas (boleh digerakkan atau tidak)
Gerakan – gerakan lengan pada renang gaya bebas perperan sebagai tenaga atau penggerak di samping sebagai pengatur keseimbangan tubuh.
5. Mengapung
mengapung dilaksanakan dengan posisi awal berdiri. Mengapun yang dimaksud adalah mengapun pasir di tempat (mengapung jongkok telungkup). Dalam renang yang sangat mendukung teknik mengapung adalah dorongan dan tahanan. Jadi setiap gerakan maju dari seorang perenang, tergantung dari kekuatan tahanan dan dorongan.
Tahanan adalah kekuatan yang menahan perenang untuk kembali yang disebabkan oleh air yang menahannya untuk ke depan
Dorongan adalah kekuatan yang menyebabkan perenang maju yang dihasilkan oleh gerakan kaki dan lengan.
Tahanan dalam renang ada tiga tipe, yaitu :
1.Tahanan depan (frontal resistance)
2.Tahanan gesekan air ( skin tiction)
3.Tahanan pusaran air ( Eddy resistance)
Setiap tahanan yang disebabkan letak badan yang tidak tepat, akan mengurangi kecepatan perenang.
6. Meluncur
luncuran dalam renang gaya bebas pada hakikatnya sama dengan luncuran gaya renang yang lain (kecuali gaya punggung atau telentang),
luncuran ada dua macam, yaitu :
a.Luncuran Pasif
Adalah luncuran yang diakibatkan oleh kegiatan orang lain yang menolong. Luncuran ini dapat dilakukan dengan cara :
Luncuran dengan pertolongan dua orang
Luncuran dengan pertolongan satu orang dengan cara menarik lengannya.
Luncuran dengan pertolongan satu orang dengan cara didorong tungkainya.
Luncuran dengan pertolongan satu orang dengan didukung (dipegang perut dan pahanya)
b. Luncuran aktif, ada 2 macam yaitu :
Luncuran aktif dari dinding kolam
Luncuran aktif dari dasar kolam
Tarikan renang gaya bebas adalah sumber pokok dari luncuran dan oleh perenang dijadikan sebagai satu – satunya sumber dorongan atau luncuran.
7. Pernafasan
Pernafasan pada gaya bebas sangat mempengaruhi badan dalam streamrine. Putaran kepala untuk pernafasan haruslah dilaksanakan dengan axl (sumbu putaran) garis sepanjang badan. Sehingga kepala tidak akan naik terlalu tinggi dari permukaan air. Pengambilan udara dilakukan dengan mulut. Dengan kata lain, pengambilan nafas dilakukan melalui mulut dengan cara memiringkan kepala ke kanan atau ke kiri dimulai setelah akhir dari gerakan tangan menarik (pull). Kemudian setelah istirahat (Recovery) kepala segera masukkan ke dalam air keluarkajn udara dari mulut. Hal ini dimaksudkan untuk menghindari masuknya air ke hidung dan untuk mempersingkat waktu pengambilan udara karena harus dilakukan dengan cepat.
Cara – cara pengambilan nafas :
Lengan kanan diayunkan ke belakang sampai dibelakang pantat. Bersamaan dengan gerakan ini, kepala menengok kea rah kanan sambil membuka mulut dan menghirup udara. Lengan kiri bergerak ke atas air menuju kea rah depan. Pada saat yang sama melakukan gerakan lengan kanan dan menghirup udara.
Lengan kiri diayunkan ke belakang seperti halnya lengan kanan tadi, lengan kanan bergerak ke depan. Kepala kembali menghadap ke dasar kolam sambil menghembuskan udara melalui hidung atau mulut air.
Sikap awal berdiri kangkang mukabelakang di dasar kolam dangkal
Badan membungkuk, lengan kanan kea rah depan, lengan kiri kea rah belakang.
Kepala masuk ke dalam air.
Bentuk – bentuk latihan pernafasan
Menghadap pinggir kolam dengan kedua tangan berpegangan pada parit (dikolam yang dangkal), rendahkan kedua lutut hingga kepala masuk ke dalam air. Putar leher ke kanan atau ke kiri, pada saat mulut berada di atas permukaan air hirup udara sebanyak – banyaknya melalui mulut, kemudian putar kembali dan pada saat mulut berada di dalam air keluarkan udara.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar